Persiapan Mengikuti Marathon Supaya Berpeluang Menang

Persiapan Mengikuti Marathon Supaya Berpeluang Menang

Persiapan mengikuti marathon harus kita jalani dengan sungguh – sungguh apabila tidak ingin berubah menjadi mala petaka saat kegiatan berlangsung. Nyatanya, olahraga marathon memang termasuk jenis aktifitas yang cukup intens dan berat karena melibatkan hampir seluruh bagian anggota gerak tubuh.

Anda pasti bisa membayangkan betapa lelahnya berlari berkilo – kilo meter panjangnya dalam tempo cukup lama lebih dari satu jam. Menariknya, walaupun ia merupakan sebuah olahraga yang tercipta untuk para atlet terlatih, ternyata banyak juga anak – anak yang mengikutinya.

Persiapan Mengikuti Marathon

Apabila anak anda di rumah mulai menunjukkan ketertarikan terhadap olahraga marathon, persilahkan saja asal tetap dalam pengawasan orang tua. Namun jangan lupa untuk memastikan segala sesuatunya telah kalian persiapkan dengan matang supaya tidak terjadi hal yang merugikan nantinya.

Marathon menurut definisi sejatinya yaitu adalah aktifitas berlari namun dengan jarak tempuh yang sangat jauh karena berhubungan dengan uji ketahanan. Apabila belum pernah berlatih sebelumnya, maka dapat dipastikan orang tersebut akan mengalami cidera mulai dari yang ringan hingga cukup serius.

Agar anggota tubuh kita terhindar dari cidera, maka sudah pasti wajib menjalani latihan khusus supaya stamina bertambah sehingga badan lebih siap. Jika nekat melewatkan sesi pelatihan, kemungkinan besar kalian bisa pingsan di tengah jalan saat sedang berpartisipasi di lomba marathon.

Persiapan Mengikuti Marathon Berdasarkan Trainer Berpengalaman

Trainer Berpengalaman

Selama proses persiapan mengikuti marathon, kita harus mengerti dulu seberapa jauh jarak yang ingin kita taklukkan nantinya supaya bisa mengatur strategi. Jarak tempuh lari marathon itu sendiri punya lintasan yang beragam panjangnya, mulai dari belasan, puluhan, hingga paling ekstrim ratusan kilo meter.

Semakin panjang trek yang hendak kita ikuti pada perlombaan marathon, maka tubuh semakin menuntut asupan oksigen lebih banyak lagi. Itulah sebabnya, dalam menu latihan persiapan mengikuti marathon pastilah sang instruktur akan menyarankan anda berlatih teknik pernafasan dan mengontrol iramanya.

Jika kita tidak mau menurut atas arahan dari sang pelatih, maka konsekuensinya nanti kita tidak mungkin sanggup menyelesaikan lomba hingga garis finish. Pasalnya, anggota gerak tubuh kita belum siap menerima beban berlebih sehingga ia terlalu rapuh untuk menahannya dan kolaps karena dipaksa.

Oleh sebab itu, kita wajib melewati serangkaian training spesial yang bertujuan untuk mengolah cara bernafas yang efisien dan sempurna. Contoh latihan pernafasan dan meningkatkan stamina yaitu berolahraga kardio seperti treadmill, berenang, menyelam, atau mendaki gunung, juga bisa jogging mengelilingi taman.

Jangan terburu – buru berhenti dan menyerah apabila baru menjalani latihan sebentar saja dan belum melihat adanya hasil perubahan signifikan. Pasalnya, latihan pernapasan membutuhkan konsistensi dan ketekunan hingga berminggu – minggu sebelum akhirnya kita naik level dan menguasai teknik bernapas yang baru.

Penuhi Asupan Gizi Serta Nutrisi Secara Cukup dan Berimbang

Bukan hanya mengikuti sejumlah latihan, menjaga pola makan dengan baik pun termasuk bagian dari persiapan mengikuti marathon jika ingin menang. Terdapat sejumlah pantangan bagi seorang atlit marathon maupun seorang pemula sekalipun, yang mesti dipatuhi apabila ingin mendorong latihan jadi lebih maksimal.

Penuhi Asupan Gizi Serta Nutrisi Secara Cukup dan Berimbang

Contoh pantangan makanan bagi seorang calon peserta lari marathon yaitu adalah jenis hidangan serba goreng, khususnya yang mengandung banyak minyak. Kita pun juga wajib mengurangi konsumsi gula dalam jumlah tinggi, yang biasanya kita temukan dalam kandungan soft drink maupun fast food.

Ciri – ciri soft drink terlarang selama menyelesaikan menu latihan untuk bersiap berpartisipasi dalam sebuah ajang marathon adalah jenis minuman bersoda. Kue, cake, camilan, snack, serta aneka kudapan lainnya lebih baik kita hindari sementara waktu, karena dapat membuat tubuh menjadi lemas.

Khusus anak – anak, usahakan untuk tidak memaksakan diri dengan hanya menjadi peserta lari marathon berjarak pendek di bawah 10 kilo meter. Himbauan ini bersifat serius dan anda sebagai orang tua pantang untuk meremehkan maupun menyepelekannya jika ingin nyawa anak tercinta selamat.

Pasalnya, penelitian menunjukkan data penting bahwasanya anak kecil punya tulang yang masih termasuk dalam tahap pertumbuhan sehingga ia rentan dan rapuh. Apabila bersikeras memaksa anak berlari lebih dari 10 kilo meter, maka potensi tulang remuk dan retak naik berkali – kali lipat dari batas normalnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *